Perjuangan wanita sudah berlangsung sepanjang sejarah. Cukup poly momentum dibuat buat mengenang usaha tadi. Masyarakat Internasional merayakan Hari Perempuan Internasional setiap 8 Maret. Di Indonesia, Hari Kartini diperingati setiap lepas 21 April, meskipun maknanya kerap direduksi menurut mengenang usaha Kartini buat emansipasi wanita menjadi sekedar ajang aksi menggunakan berkebaya. Pada Pemilu, lima April 2004 yg akan datang, buat pertama kalinya setiap partai wajib mencalonkan sedikitnya 30% perempuan .
Lantaran itulah dalam edisi khusus Pro:aktif kali ini diangkat aneka macam artikel dengan tema seputar perempuan . Pertama, pada kasus kita diulas Mengapa hanya sedikit wanita yang menjadi aktivis? Artikel ini dijawab pada artikel yang ke 2 yaitu Pergulatan & dialektika Ibu-bunda Aktivis. Berlanjut dalam Profil ditampilkan bagaimana Ibu-bunda aktivis tadi memaknai keibuan mereka. Media kali ini mengangkat setidaknya dua media yang terkait menggunakan info wanita. Pertama sebuah resensi film berjudul Jual-Beli perempuan & Anak produksi Yayasan Jurnal Perempuan dan ke 2, sebuah ulasan jurnal bertema Perspektif Gender dalam Pendidikan, yg diterbitkan pula sang Yayasan Jurnal Perempuan. Dalam ulasan mengenai Pendidikan Politik Melalui Komik dapat ditinjau bahwa masih masih ada bias gender pada pemilihan tokoh-tokohnya. Terkait dengan pemilu, kami bagikan pula pengalaman jalan-jalan seseorang staff Kail pada mengkoordinir fasilitator buat voters education buat wanita di beberapa kota di Indonesia bulan Pebruari dan Maret 2004 yg lalu. Dan akhirnya dalam opini ditampilkan Diskursus Pekerja Perempuan & Upah Rendah, sumbangan berdasarkan Maria Clara Neti Veronica menurut CSIS.
Tak lupa kami sajikan kegiatan-kegiatan Kail dalam bagi-bagi cerita dan rencana. Bagi anda yang telah lelah beraktivitas, & merasa kaki anda pegal-pegal, jangan lewatkan tips untuk Mengatasi kaki pegal & telapak kaki pecah-pecah. Akhirnya, selesainya anda relatif kalem, silakan buka rubrik pikir yang mengangkat kasus perbedaan gaya belajar dan pengaruhnya dalam perbedaan tindakan kita.
Selamat membaca,
Redaksi