Dalam pengantar sebuah buku, Karlina Leksono, seseorang aktivis wanita, mengungkapkan bahwa dibagi dua wanita dan laki-laki berlanjut ke pemilahan tajam antara dunia publik pria dan dunia domestik wanita. Hal ini juga yang ?Mengurung? Wanita pada tempat tinggal . Pengurungan ini jua berarti pengurungan terhadap kebutuhan perempuan untuk bersosialisasi/buat sanggup juga mengekspresikan dirinya pada masyarakat.
Dengan kata lain, waktu para wanita / ibu-mak ingin aktif berkegiatan di luar rumah, sering mereka berhadapan dengan keluarga (terutama) suami yang melarang, dengan alasan pekerjaan rumah tangga yg menumpuk & pula pakem-pakem lain di masyarakat yang ?Melarang? Perempuan ke luar rumah.
Padahal sebenarnya, wanita mampu menjalankan peran ganda, di rumah dan di (ber)aktivitas di warga menggunakan sukses lho... Asal tahu resep & rumusnya. Berikut di antaranya;
? Bagi saat, buat perencanaan ?..Pilihlah aktivitas yang benar-benar bermanfaat
? Berkegiatanlah pada komunitas-komunitas yg lokasinya dekat dari rumah.
? Pergi beraktivitas waktu anak-anak ke sekolah & suami berangkat beraktivitas pula (waktu tugas-tugas tempat tinggal sudah selesai).
? (apabila wajib meninggalkan anak) beri anak-anak pengertian, bahwa berkegiatan itu penting artinya bagi bunda, bahwa bisa membantu menunjang keluarga.
? (apabila mendapatkan tantangan berdasarkan suami) buktikan pada suami bahwa dengan aktif di aktivitas nir akan mengurangi kualitas perawatan terhadap anak-anak, keluarga ataupun ke suami itu sendiri. Malah, selesainya aktif berkegiatan, lebih pakar dan mahir melakukan semua perawatan-perawatan tadi.
Nah, melihat seluruh itu tentunya si suami akan luluh & mengizinkan para istri aktif pada luar rumah.
? (Jika masih belum bisa biar berdasarkan suami) bolehlah lakukan sebuah bohong ?Putih?. Misalnya; tempat berkegiatan berada pada dekat play group anak. Bilang ke suami bahwa akan pulang ke play group mengantar anak. Setelah tugas mengantar anak selesai, para bunda juga bisa mampir & berkegiatan pada komunitas mereka yg berada nir jauh berdasarkan tempat play class anak.
Poin krusial dari semuanya adalah niat dan motivasi yang kuat buat mampu mempertinggi kemampuan diri.
Selamat berkegiatan...Wahai para aktivis perempuan , kita niscaya sanggup! (Lola)