Jumat, 10 Juli 2020

TIPS MERAWAT RUMAH MINIMALIS MODERN

TIPS MERAWAT RUMAH MINIMALIS MODERN



Tips Merawat Rumah Minimalis Modern disini saya akan membahas yang mengenai supaya rumah kita selalu terlihat bagus terus dan rapih pastinnya karna rumah bersih dan rapih itu pasti enak dan nyaman ditempatinnya dan saya akan bagi beberapa tips untuk merawat rumah kalian namun kalian harus rutin membersihkan dan mengecek apa yang harus diperbaikinnya dan apa yang rusaknnya supaya kalian dapat mengontrolnnya dan bisa cepat memperbaikinnya sebelum terjadi rusak yang patal.
Nah kalian harus mencobannya seebagaimana saya sudah berikan tipsnnya & ada beberapa saran dari saya semoga dapat membantu kalian & kalian bisa menerapkan tips-tips ini supaya tempat tinggal kalian sehat higienis terus & kalian ingat selalu memperbaiki yg harus mestinnnya diperbaiki.

  • Tips Merawat Bangunan Rumah
Rumah merupakan bagian yang sangat penting karena sebagai tempat untuk kita berkumpul bersama keluarga sehari-harinya. Kita harus selalu membersihkan dan merawat rumah tersebut sehingga bisa menjadi rumah yang nyaman dan bersih untuk ditinggali. Begitu juga dengan bangunan rumah nya perlu perawatan yang rutin agar bisa bertahan lama.
Nah bagi anda yg mempunyai tempat tinggal & ingin agar tempat tinggal tersebut selalu bersih dan terjaga keutuhannya. Anda perlu merawatnya dengan baik. Berikut dibawah ini tips merawat bangunan rumah dengan baik :
Baca Juga : Pengertian Rumah Minimalis Modern

  • Membersihkan kerak pada kamar mandi
Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut : Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih. Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.

  • Memperbaiki lantai keramik retak / lepas
Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.
Jika nat lantai keramik yg rusak, nat dibersihkan dahulu menggunakan cara dikorek. Kemudian nat disiram menggunakan air higienis. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yg relatif cair dan abaikan meresap hingga ke pada. Pada waktu isian tadi masih setengah kemarau, diikuti menggunakan adonan yg lebih kental & ditekan supaya padat. Sebelum isian tadi mongering, residu-residu bahan pengisi yang tercecer pada permukaan lantai dilap menggunakan lap kemarau.

  • Memperbaiki lantai yg basah atau lembab.
Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.
Baca Juga : Ciri-Ciri Desain Intrior Modern

  • Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor.
Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.

  • Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas.
Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas.
Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih menggunakan hati-hati.
Apabila pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama buat mengering. Begitu juga apabila pengecatan dilakukan pada syarat surya sangat terik, hasilnya jua kurang cantik. Hasil pengecatan pada bagian luar (bagian atas dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal buat melakukan pengecatan adalah pada kondisi kemarau & nir pada saat matahari bersinar sangat terik.

  • Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?
Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.

  • Cara memaku dinding supaya nir retak.
Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dinding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.
Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka apabila dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya merupakan siramkan 2 sampai tiga sdm cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kemarau baru lalu dinding dapat dipaku.

  • Menjaga kusen pintu & ventilasi supaya bebas berdasarkan rayap
Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.
Baca Juga : Kelebihan Dan Kekurangan Minimalis Modern

  • Membasmi jamur di rumah.
Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.
Jika serangan jamur telah lama & relatif berat, contohnya pada plafon dampak bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi pula perlu dijaga berdasarkan kerusakan & bocor agar nir sebagai penyebab keluarnya fungi
Itulah tips melakukan perawatan rumah dengan baik yang bisa anda lakukan rutin setiap waktunya sehingga bangunan rumah anda bisa tahan lama, bersih dan tentunya nyaman untuk ditempati. Jika anda ingin membangun sebuah hunian rumah bisa menggunakan  yang sudah berpengalaman.
Sekian pembahasan dari saya dikesempatan yang cerah ini dan semoga apa yang saya shere dan yang  ditulis ini semoga bermanfaat untuk yang membutuhkan untuk merawat rumahnnya dan saya mengucapkan terima kasih kepada yang udah berkunjung dan singgah di website/blog saya saya mengucapkan terima kasih dan saya mohon pamit.
Sumber : gedungarsitek




































Cloud Hosting Indonesia